Pentingnya Mengajarkan Anak Cuci Tangan

Written by Kim on January 31, 2021 in Varian Baru Virus Corona with no comments.

Sedangkan potongan roti yang disentuh oleh tangan yang telah dicuci dengan sabun dan air, tampak bersih seperti roti yang nggak disentuh sama sekali. Hari Cuci Tangan Sedunia pertama kali dicetuskan pada tanggal 15 Oktober 2008 oleh Global Handwashing Partnership. Dan sejak itu, setiap tahun momentum ini digunakan untuk mengampayekan budaya mencuci tangan. Tentu saja bukan tanpa alasan, mengapa setiap tahun momen ini diperingati oleh dunia karena memang banyak sekali fakta menarik dan manfaat seputar mencuci tangan. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 15 Oktober sebagai Global Hand Washing Day, atau Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Hal tersebut sebagai bentuk kampanye pentingnya mencuci tangan supaya melindungi kesehatan diri dan sesama.

Penting nya mencuci tangan

Ini sangat berguna untuk membunuh kuman,” terang Novita Simbolon, Infection Prevention & Control Nurse Rumah Sakit Awal Bros Batam. Cucilah tangan Anda sesering mungkin untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit ke dalam tubuh. Untuk mengurangi resiko tersebut hanya dengan cara disiplin melaksanakan gerakan 4 M yaitu menjaga jarak, menggunakan KONG4D masker dan sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Jakarta (Lampost.co) –Akses sarana mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir masih terbatas sehingga belum dapat dinikmati semua orang di dunia. Padahal, mencuci tangan merupakan cara sederhana agar terhindar dari penyakit menular.

Jangan lupa ya, selalu #ingatpesanbunda #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitanganpakaisabun, sesuai imbauan #satgascovid19. Ketika Mama memberitahukan penjelasan mengenai pentingnya mencuci tangan sejak dini, katakan pula jika kegiatan ini dapat mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan oleh bakteri hingga kuman di dalam tangan. Mencuci tangan dengan cara yang benar dan baik, dapat meminimalisasi risiko adanya penyakit hingga penyebaran virus berbahaya seperti merebaknya virus corona belakangan ini. Namun di saat yang bersamaan, risiko tertular penyakit juga tinggi. Untuk itu, perlu menjaga kesehatan tubuh dan kebiasaan yang baik untuk mencegah tubuh terserang kuman. Menurut Iken, anak harus mencuci tangan sesering mungkin karena tangan merupakan bagian tubuh yang paling kotor.

Jakarta- Untuk memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh setiap 15 Oktober, PT PAM Lyonnaise Jaya menggelar acara bersama murid SD Negeri 15 Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (18/10). Para siswa diajak belajar untuk mengetahui pentingnya mencuci tangan dan pola hidup bersih yang sehat sejak dini. @CDCGovSebagai contoh, beberapa orang secara keliru percaya bahwa menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol memberikan kontribusi untuk resistensi antibiotik dan bahwa lebih merusak tangan daripada mencuci dengan sabun dan air. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Aaron Glatt, dokter spesialis penyakit menular di Oceanside, New York. Makan menggunakan tangan yang telah terkontaminasi bakteri Salmonella typhi membuat Anda berisiko terkena penyakit tifus. Begitu pun jika Anda minum air yang telah terkontaminasi bakteri atau mengonsumsi makanan yang disajikan oleh orang yang tidak mencuci tangannya, terutama setelah bersentuhan dengan tinja.

Celah-celah jari dan kuku seringkali jadi tempat bersarangnya virus dan bakteri. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menggosok seluruh bagian tangan mulai dari telapak, punggung tangan, celah antara jari, dan kuku untuk kebersihan tangan optimal. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS , mencuci tangan dengan sabun dan air dapat menghilangkan “semua jenis kuman dan bahan kimia di tangan”. Dokter Reisa mengajak semua pihak untuk melakukan bersama-sama gerakan untuk mencuci tangan secara massif dan massal. Ia mengatakan, “Ini bukan hanya dapat memutus penularan COVID-19 tetapi dapat meningkatkan infrastruktur perilaku hidup bersih sehat.”

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2019 melaporkan, 53,28 persen sungai dalam kondisi cemar berat. Ada pula yang harus membeli air dari tangki-tangki atau gerobak air keliling. Upaya ini dilakukan masyarakat yang benar-benar tidak memiliki akses air bersih dari sumber-sumber utama. Sementara itu, rumah tangga yang memiliki akses air minum bersih pada 2020 sebesar seventy five,24 persen. Akses ini meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu 72,99 persen pada 2018 dan seventy three,65 persen pada 2019. Krisis air bersih di Tanah Air bertambah berat di masa pandemi Covid-19.

Akibatnya bakteri salmonella akan menyebar ke berbagai tempat, sehingga makanan yang disentuh dengan tangan pun terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Kemudian, telur bakteri salmonella akan berpindah ke dalam saluran pencernaan, sehingga menyebabkan infeksi dengan gejala seperti keringat dingin, mual, muntah-muntah hingga diare. Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir, baik air hangat atau air dingin. Seluruh jari direkatkan posisi ujung kuku berada di atas telapak tangan, lalu digosokkan. Gosok telapak tangan yang sudah ditetesi sabun, dengan cara memutar sebanyak empat kali. Gerakan memutar itu bertujuan agar sabun di telapak tangan itu menyapu seluruh permukaan tangan hingga bersih.

Lakukan cuci tangan pakai sabun selama detik agar kuman yang sempat menyarang di tangan bisa bersih dengan sempurna. Dream – Perilaku anak di masa depan dipengaruhi oleh nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil. Salah satunya kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun. Secara umum, cuci tangan, baik itu dengan air dan sabun, maupun dengan cairan pembersih tangan, ketika dilakukan dengan benar, keduanya sama efektifnya dalam membunuh kuman dan patogen. Cairan pembersih tangan lebih praktis digunakan ketika berada di luar ruangan, tapi bisa jadi harganya mahal dan sulit ditemukan dalam situasi darurat.

Anda juga harus selalu mencuci tangan Anda sebelum mengolah makanan, selama mengolah makanan, dan setelah mengolah makanan, juga sebelum dan sesudah makan agar mempersempit kemungkinan bakteri untuk masuk dan menyerang tubuh kita. Menurut Global Hygiene Council, kita harus mencuci tangan tidak kurang dari 7 kali dalam sehari. Jika kita makan setidaknya three kali sehari maka kita harus mencuci tangan sebelum makan sebanyak 3-4 kali dalam satu hari. Belum lagi jika kita habis dari kamar mandi, buang air kecil atau BAB maka akan semakin sering mencuci tangan. Sehingga bisa dikatakan bahwa kita harus mencuci tangan kurang lebih 10 kali dalam sehari. Sleek dari Kino adalah salah satu merk sabun cuci tangan yang bisa menjadi pilihan.

Comments are closed.