Golkar Kerjasama Dengan United Russia Get Together, Airlangga

Written by Kim on January 25, 2021 in Varian Baru Virus Corona with no comments.

BPOM akan melibatkan 3 perusahaan lain dalam proses produksi vaksin Covid-19 di Tanah Air. Perusahaan-perusahaan tersebut antara PT Sanbe Farma, PT JBio, dan PT Biotis yang dilibatkan dalam pengembangan Vaksin Merah Putih . Selain Bio Farma dan Sinovac, Mukti mengatakan perusahaan farmasi swasta Indonesia Kalbe Farma dan perusahaan bioteknologi Korea Selatan Genexine bekerja sama untuk memproduksi vaksin. “Indonesia pun telah setuju melakukan upaya bersama memproduksi vaksin untuk melindungi diri seluruh masyarakat dunia,” ucapnya. Silakan periksa informasi resmi secara berkala dari kementerian kesehatan untuk mendapatkan informasi terbaru di negara setempat.

Saat ini Bio Farma memiliki kapasitas produksi one hundred juta dosis vaksin dalam setahun. Perusahaan ini sedang berinvestasi sebesar US$ 88,6 juta untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 250 juta dosis setahun pada 2021. Mengingat setiap orang akan membutuhkan setidaknya dua dosis, produksi vaksin tahunannya hanya akan cukup untuk 125 juta orang.

Bola.com, Jakarta – Vaksin dianggap sebagai langkah ampuh untuk memerangi sejumlah penyakit, termasuk pandemi COVID-19. Hal itulah yang membuat sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia, berlomba untuk membuat dan mengembangkan vaksin COVID-19. Sementara itu, Kepala BPOM Penny Lukito juga menjelaskan pentingnya kemandirian dalam hal obat dan farmasi. Untuk itu, dia mengatakan, BPOM bangga dengan berkembangnya industri farmasi di Indonesia. “Suatu kebanggaan di masa pandemi COVID-19 ini justru bermunculan investasi biofarmasi. Selain mendorong kemandirian industri obat dan farmasi, ini juga bisa mendorong ekspor.

Indonesia sedang memproduksi vaksin

Sementara Pemerintah telah menyiapkan dana penelitian dan pengembangan bagi Thailand untuk memproduksi vaksin penelitian yang dikembangkan Universitas Oxford secara lokal dalam memerangi virus corona. Sampai dengan saat ini Indonesia menjadi tempat uji coba vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan vaksin dari Cina, Sinovac Biotech Ltd. Sinovac juga akan bekerja sama dengan perusahaan induk farmasi Indonesia, Bio Farma, untuk memproduksi vaksin COVID-19. Meski kapasitas produksi vaksin memadai setidaknya sampai 6 bulan ke depan, Honesti berujar vaksin bukanlah ujung tombak penanganan Covid-19. Mengingat uji klinis yang rencananya berlangsung selama 6 bulan masih berjalan, dia mengatakan tetap penting untuk mengedepankan protokol kesehatan.

Vaksin dari ketiga negara tersebut saat ini sedang menjalani uji coba klinis. Selain itu, KBRI Bratislava juga berupaya untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Slowakia dalam hal diplomasi vaksin. Pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan pihak AstraZeneca dari Inggris menghasilkan kesepakatan kerja sama mengenai pengadaan one hundred juta vaksin pada tahun 2021. Indonesia juga telah berupaya meminta kepada pihak dari negara Inggris untuk dapat memastikan terkait keamanan dari vaksin yang disediakan sebagai hasil dari kerja sama bilateral yang dilakukan. Termasuk Indonesia juga sudah memastikan bahwa kesepakatan kerja sama ini sudah dituangkan dalam dokumen resmi berbentuk Letter of Intent. Pengembangan vaksin ini dilakukan secara paralel oleh peneliti dalam negeri dan tetap bekerja sama dengan lembaga internasional untuk kesiapan pada tahap produksi hingga imunisasi massal.

Namun Pemerintah China dan kalangan swasta di sana telah menyalurkan sumber daya yang sangat besar untuk memproduksi vaksin. Pemerintah Federal Australia mengambil langkah diplomatik yang dramatis dengan mengumumkan komitmen bantuan sebesar 500 Judi Online juta dolar untuk vaksin corona bagi negara Asia Tenggara dan Pasifik. “Dalam waktu dekat akan datang sekitar 30 juta dosis bulk pada bulan Apri 2021 yang tentunya akan segera diproses untuk menambah stok vaksin berikutnya,” ungkap Bambang.

Comments are closed.