Menko Luhut Pandjaitan Punya Sebutan Koordinator Kerja Sama Oleh Pemerintah China

Written by Kim on January 24, 2021 in Varian Baru Virus Corona with no comments.

Para pemimpin Uni Eropa juga membahas paspor vaksin atau “Sertifikat Hijau Digital”, sebagai upaya memfasilitasi setiap orang yang melakukan perjalanan ke luar negeri dan menghidupkan kembali sektor pariwisata. Presiden Prancis Emmanuel Macron angkat bicara mengenai mekanisme kontrol ekspor yang diberlakukan oleh Komisi Eropa. “Saya mendukung fakta bahwa kita harus memblokir semua ekspor selama beberapa perusahaan obat tidak menghormati komitmen mereka dengan orang Eropa,” katanya setelah KTT UE digital. Peluncuran program vaksinasi yang lambat, penundaan pengiriman, dan kekurangan pasokan vaksin secara keseluruhan, membuat UE mempertimbangkan untuk membatasi ekspor vaksin. Menurut K.H. Muhammad Cholil Nafis selaku ketua Majelis Ulama Indonesia bidang dakwah dan ukhuwah, penetapan halal jelas tidak dipastikan secara sembarangan, karena dalam prosesnya MUI juga turut serta melihat proses pembuatan vaksin virus covid dari awal hingga akhir. Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin.

“Pengalaman Bio Farma sebagai produsen vaksin juga sudah lebih dari one hundred tahun, sehingga wajar saja reputasi perusahaan ini sangat baik,” katanya. Pandemi ini membuat para ilmuwan dan negara-negara berlomba-lomba menemukan obat hingga vaksin penawar COVID-19. Negara-negara maju maupun berkembang harus berburu dengan waktu lantaran korban terus berjatuhan. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa UE memang memiliki banyak kesamaan dengan AS, namun berbeda dalam hal kebijakan Cina. “Kami melihat bahwa nilai-nilai demokrasi dan supremasi hukum berada di bawah tekanan,” kata Merkel, berbicara secara umum tentang komunitas nilai transatlantik.

Indonesia dan China bekerja sama untuk produksi vaksin covid

Salah satu upaya pemerintah yang saat ini akan segera digulirkan adalah program vaksinasi COVID-19. Vaksin COVID-19 diharapkan menjadi penentu dalam mengatasi pandemi COVID-19 ini, dan seluruh negara di dunia sedang melakukan upaya yang sama. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan keseriusannya membantu Indonesia sebagai pusat produksi vaksin COVID-19 di kawasan Asia Tenggara .

Novilia menuturkan dengan melakukan uji klinis di Indonesia, maka diharapkan dapat diperoleh vaksin yang benar-benar sesuai dengan masyarakat Indonesia. Suara.com – Peneliti dari PT Bio Farma mengungkap alasan SinoVac dari China memilih Indonesia untuk menjalankan uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkannya. “Tak hanya di Pulau Jawa, melainkan pula pembangunan strategis di wilayah Timur Indonesia. Sebagai misi untuk mempertegas kedaulatan maritim dan perikanan, Indonesia akan membangun pelabuhan perikanan di Ambon sebagai bagian untuk menyukseskan program lumbung ikan nasional,” imbuhnya. Pertama, pemerintah menggandeng lembaga internasional yaitu CEPI dan Gavi Alliance untuk mendapat akses vaksin dalam kerangka kerjasama multilateral. Skema itu melibatkan WHO dan Unicef dari tahap pengembangan, distribusi dan pelaksaanaan vaksinasi. Pada Jumat (4/6), negara-negara G7, di mana China tak termasuk di dalamnya, membuat kesepakatan untuk berbagi knowledge Slot Online Terbaik yang dapat diandalkan tentang uji klinis internasional.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan semakin banyak negara-negara yang tergabung dalam inisiatif COVAX. Inisiatif yang dipimpin Gavi, CEPI dan WHO itu bertujuan untuk memberikan akses vaksin virus corona secara world. AS juga menyatakan pada awal bulan lalu kalau pihaknya mendukung seruan dari negara-negara berkembang untuk menghapus hak kekayaan intelektual terhadap vaksin COVID-19.

Mengutip keterangan resmi Kementerian Luar Negeri , Indonesia dan Tiongkok sepakat menolak gerakan nasionalisme vaksin dan akan mencegah kesenjangan vaksin. Kedua negara juga akan bekerja sama untuk mempromosikan distribusi vaksin yang adil dan wajar di seluruh dunia. Sinovac juga telah menyelesaikan uji klinis Fase II di mana peserta disuntik dengan dosis booster ketiga setelah menyelesaikan dua suntikan reguler, kata Yin. Lalu, dilakukan perhitungan dengan mengkalikan dengan 2/3 jumlah penduduk Indonesia sebanyak 260 juta orang. Selain itu, ada juga Kimia Farma yang bekerja sama dengan Group42, perusahaan riset berbasis di Abu Dhabi.

Comments are closed.